Abraham Sebagai Bapak dari Banyak Bangsa

Dalam kitab suci Umat Yahudi, Nasrani, dan Muslim selalu menegaskan bahwa konsep hidup yang harus diikuti adalah konsep hidup yang dijalankan oleh Abraham atau Ibrahim. Seruan ini bertujuan agar masing-masing umat di atas memiliki sebuah konsep yang sama, tidak berpecah-pecah. Selama umat secara konsisten dan setia mengikutinya, maka mereka tidak akan tersesat dalam menapaki hidup di dunia.

Konsep ini sudah semakin sulit dicari dan dipelajari, walaupun kitab sucinya ada dan mudah dibaca. Sulit dicari karena konsep hidup yang dijalankan sudah berseberangan dengan apa yang diajarkan oleh Abraham, sudah menempatkan Abraham hanya sebagai cerita pengantar tidur yang dibumbui oleh kisah mistik dan menina-bobokan.

Umat Yahudi mengedepankan Musa sebagai tokoh yang harus diikuti sebagai utusan Nya. Umat Nasrani menjadikan Jesus sebagai penyelamat manusia sepanjang zaman. Umat Muslim mengkultuskan Muhammad lebih hebat dibanding apa yang diajarkannya. Akibatnya gerak spiritual mereka terpasung oleh pengkultusan nabi nya dan menafikkan nabi-nabi yang lainnya. Padahal nabi-nabi itu sesungguhnya mengajak umat yang meyakininya untuk mengikuti konsep Abraham, bukan yang lainnya.

Dengan demikian Abraham dijadikan oleh mereka sebagai tolok ukur benar-tidaknya idiologi umat. Yang tidak mengetahui Abraham, itulah umat yang tersesat. Yang tidak menerapkan konsep Abraham, itulah umat yang dibesarkan dalam egosentris golongan. Abraham tidak pernah mengajarkan manusia untuk terpaut dalam satu golongan rancangan manusia, tetapi agar manusia masuk ke dalam golongan Nya. Karena apabila ada manusia yang terpatri dalam idiologi golongan, itulah umat yang tidak akan mendapatkan pengampunan dan tidak akan mendapatkan berkah dari Nya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: